Latar Belakang
Keberadaan data yang solid merupakan salah satu kebutuhan penting untuk keberlangsungan sebuah industri. Hal tersebut merupakan landasan utama guna mencapai tata kelola industri yang berkelanjutan. Usaha kelapa sawit menjadi industri primadona Indonesia di sektor perkebunan. Industri yang digadang-gadang sebagai salah satu pilar perekonomian negara, nyatanya masih banyak catatan yang harus diselesaikan.
Tantangan terbesar Indonesia di sektor kelapa sawit adalah tata kelola, baik terhadap ketaatan aturan lahan, lingkungan hidup, dampak sosial, atau pun tentang deforestasi. Fakta-fakta tersebut mempengaruhi citra minyak sawit di dunia internasional. Ditambah lagi, September 2022 pasar Eropa telah mengesahkan Peraturan Uji Tuntas Eropa. Aturan ini akan memastikan komoditas dan produk yang beredar di Uni Eropa tersebut legal dan berkelanjutan. Kelapa sawit merupakan satu dari enam komoditas yang terdampak dari regulasi tersebut.
Situasi ini menunjukkan bahwa keberterimaan pasar semakin selektif dan menaruh perhatian besar terhadap asal-usul bahan baku produk yang dikonsumsinya. Untuk mengetahui keterlacakan sebuah produk hingga ke sumber asalnya, perlu adanya ketertelusuran (traceability) dan transparansi pada rantai pasok industrinya. Hal ini menjadi penting dalam upaya mendukung penguatan industri yang produktif, effisien, dan kompetitif.
Rantai pasok pada industri sawit sangatlah kompleks, mencakup produsen berskala besar hingga ke tingkat paling tapak yaitu petani swadaya. Tentunya, skema rantai pasok industri sawit swadaya dan industri sawit perusahaan memiliki pola alur rantai pasok yang berbeda. Keragaman ini sudah seharunya menjadi perhatian oleh semua pihak, terutama para pemangku kebijakan dan pelaku usaha. Sehingga pada setiap alur rantai pasok tetap menjaga dan memperhatikan aspek keberlanjutannya.
Perkembangan industri sawit Indonesia menunjukkan perlu adanya perbaikan tata kelola, terutama pada ketertelusuran rantai pasok dari hulu hingga hilir. Kemamputelusuran menjadi tolok ukur utama bagi upaya transformasi rantai pasok industri ini. Hal inilah yang menjadi perhatian untuk memperbaiki data-data rantai pasok komoditas agribisnis, khususnya kelapa sawit. Oleh karena itu Auriga Nusantara menjadikannya sebagai tema diskusi virtual Ngopini Sawit #11: Menata Sistem Ketertelusuran Industri Kelapa Sawit Berkelanjutan
Narasumber:
Waktu dan Tempat
Hari dan Tanggal: Selasa, 13 Desember 2022
Waktu: 13.30 - 15.30 WIB
Tempat: Youtube Auriga Nusantara