Mandatori Biodiesel, Tantangan dan Peluang

Latar Belakang

Dengan argumen menurunkan gas rumah kaca (GRK), menstabilkan harga minyak sawit, meningkatkan nilai tambah, mengurangi konsumsi dan impor bahan bakar minyak (BBM), memperbaiki defisit neraca perdagangan, pemerintah melaksanakan program mandatori biodiesel. Namun begitu, program ini tidak luput dari kritisi, termasuk potensinya memicu deforestasi dan berkurangnya keragaman hayati, terutama mengingat, misalnya, temuan World Conservation Union - IUCN bahwa setidaknya separuh deforestasi Borneo pada 2005 - 2015 berkorelasi dengan pembangunan kebun sawit.

Program mandatori biodiesel pada dasarnya merupakan subsidi kepada industri sawit melalui dana pungutan terhadap ekspor sawit yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan - Kelapa Sawit (BPDP-KS). Akan tetapi, pemerintah juga mengalokasikan Rp 2,78 triliun terhadap program biodesel pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang disebut sebagai stimulus akibat pandemi covid-19.

Berkaca pada subsidi bahan bakar minyak sebelumnya yang mengacu pada harga minyak global, membebankan program biodiesel ke (pungutan ekspor) kelapa sawit sungguh sangat berisiko karena membuka ruang kebutuhan subsidi di atas total pungutan ekspor. Padahal, subsidi biodiesel semestinya dibebankan kepada pungutan ekspor produk pertambangan dan energi, atau biasa dikenal sebagai sovereign fund di banyak negara, seperti Norwegia.

Bagaimana sesungguhnya program mandatori biodiesel tersebut, bagaimana kesiapan pemerintah, hingga sejauh mana pelaksanaannya saat ini, itulah yang ingin dikupas webinar Ngopini Sawit #4: Mandatori Biodiesel, Tantangan dan Peluang yang dilaksanakan Auriga Nusantara ini.

Narasumber dan tema presentasi

Waktu: Kamis, 17 Desember 2020 pukul 10.00 – 12.00 WIB.

Lokasi: Ruang youtube Auriga Nusantara

Peserta

Webinar ini mengundang parapihak persawitan, termasuk pemerintah, perusahaan atau asosiasinya, akademisi, pekebun, kelompok masyarakat sipil, dan masyarakat luas.

Ngopini Lainnya

Kebun Sawit Plasma: Realitas Dan Tantangan

Perlindungan Hutan Alam Tersisa dalam Perkebunan Sawit

Industrialisasi Sawit Nasional: Realitas dan Tantangan

'